Literasi Digital



Pengertian Literasi Digital


Secara sederhana, ‘literasi’ dapat bermakna sebagai kemampuan manusia dalam membaca dan menulis. Namun ternyata, pengertian literasi tidak hanya sebatas pada kemampuan membaca dan menuliss saja, lho.


Lalu, apa definisi dari literasi digital itu? Menurut Paul Gilster (2007, dalam Harjono) mengatakan bahwa literasi digital merupakan kemampuan untuk memahami dan menggunakan informasi yang didapatkan dari berbagai sumber.


1. Arti Literasi Digital Menurut UNESCO
Pengertian literasi menurut UNESCO mengartikan bahwa literasi sebagai perangkat keterampilan. Baik itu keterampilan kognitif, menulis ataupun keterampilan membaca. Semua keterampilan tersebut dapat dikembangkan dan di bentuk lewat berbagai jalur. Misalnya lewat penelitian akademi, pengalaman, pendidikan ataupun nilai-nilai budaya. Menurut UNESCO, konsep literasi digital itu sendiri sebagai upaya untuk memahami perangkat teknologi komunikasi dan informasi. Dalam hal ini berupa literasi TIK, yang mengarah fokus pada kamampuan teknis yang sifatnya untuk mengembangkan pelayanan public berbasis digital.

2. Literasi Digital Menurut Merriam Webster
Menurut Merriam Webster, pengertian literasi sebagai kemampuan melek aksara. Maksud dari melek aksara itu sendiri sebenarnya inti maknanya tidak jauh beda dengan yang diungkapkan oleh UNESCO, yaitu meliputi kemampuan menulis, membaca dan memahami ide.

3. National Institute for Literacy
Pendapat dari national Institute for literacy juga berbeda lagi. Menurutnya, pengertian literasi itu sebagai bentuk kemampuan seseorang dalam memecahkan masalah pada tingkat permasalahan yang berbeda-beda. Jadi tidak hanya sebatas sebagai kemampuan berbicara, menulis dan membaca saja. Tetapi juga di tingkat pekerjaan, masyarakat dan keluarga pun juga termasuk di dalamnya.
Seperti yang kita temukan bahwa literasi digital itu sendiri sebenarnya sehari-hari sudah bisa dan sering kita temukan. Dibandingkan membuat bacaan, memang lebih banyak yang membaca dan menikmati literasi bacaan tersebut. 4. Paul Gilster
Menurut seorang penulis dari buku yang berjudul digital literacy yang diterbitkan pada tahun 1997 mengartikan bahwa, pengertian literasi digital adalah kemampuan seseorang dalam memafaatkan informasi dalam berbagai bentuk. Baik itu dari sumber dari perangkat komputer ataupun dari ponsel.
Pastinya kamu sudah sering melakukan hal ini bukan? Bahkan dalam urusan sepele pun kita langsung bisa mengangses literasi digital lebih cepat daripada mengakses buku secara manual. Apalagi kini di dukung dengan jaringan internet yang lebih representative dan ponsel yang semakin canggih.
Sehingga kita bisa menyimpan literasi digital itu tidak hanya di komputer, tetapi juga dapat disimpan di ponsel pintar masing-masing. Inilah kecanggihan dan kepraktisan yang di tawarkan oleh teknologi dan kemutakhiran data. Dan kini literasi digital pun sudah bukan sesuatu yang asing di era sekarang.




4. Arti Literasi Digital Menurut Bawden
Sedangkan Bawsen menekankan bahwa literasi digital sebenarnya lebih menekankan pada literasi komputer dan literasi informasi. Dimana literasi komputer ini sendiri sudah ada sejak tahun 1980an yang lalu dan baru menyebar luas di tahun 1990an. Dari sinilah perkembangan literasi digital semakin mudah diakses dan semakin tersebar luas.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa arti literasi digital menurut Bawden sebagai keterampilan teknis dalam mengakses, memahami, merangkai dan menyebarluaskan informasi. Dimana di era millenial seperti sekarang, hal semacam ini sangat akrab sekali. tidak hanya akrab, tetapi sudah menjadi kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari.

5. Arti literasi Digital Menurut Douglas A.J. Belshaw
Dalam sebuah tesis yang berjudul what is digital literacy? yang ditulis oleh Douglas A.J. Belshaw yang menyatakan bahwa literasi ditigal sebenarnya memiliki beberapa elemen penting untuk meningkatkan dan mengembangkan literasi digital. Elemen tersebut meliputi beberapa poin sebagai seperti kulturan, dimana di elemen ini diperlukan pemahaman ragam kotneks penggunaan dunia digital.
Ada juga elemen akan kemampuan kognitif, dimana perlunya daya pikir dalam memnilai kontens. Elemen lain pun juga ada lemen konstruktif, komunikatif, kepercayaan, kreatif, kritis dan bertanggung jawab secara sosial. Jika semua elemen tersebut bekerja dengan baik, maka dapat memaksimalkan membantu aspek kognitif dalam menilai konten.
Belshaw itu sendiri menyimpulkan bahwa literasi digital sebagai pengetahuan dan kecakapan seseorang dalam memanfaatkan dan menggunakan media digital. Mulai dari menggunakan jarnagan, alat komunikasi hingga bagaimana menemukan evaluasi.


6. Arti Literasi Digital Menurut Mayes dan Fowler
Menurut Mayes dan Fowler ada prinsip dalam mengembangkan literasi digital secara berjenjang. Pertama kompetensi digital yang menekankan pada keterampilan, pendekatan, perilaku dan konsep. Selain itu juga ada penggunaan digital itu sendiri yang memfokuskan pada pengaplikasian kompetensi digital. Terakhir, adannya transformasi digital yang tentu saja membutuhkan yang namannya inovasi dan kreativitas, sebagai unsur penting dalam digitalisasi.








Kesimpulan saya mengenai literasi digital berdasarkan sumber-sumber diatas:

Literasi digital merupakan kemampuan seseorang untuk memahami dan mengakses serta menyebarkan sesuatu hal menggunakan teknologi atau media yang ada.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini